Hi Welcome back! It's me Diva, but you can call me Diva, Dira, Bintang or anything else. Happy reading brother sister :)
" Manusia Lemah "
Manusia lahir dalam keadaan lemah, ketika menjelang sakaratul maut pun (kematian) juga dalam keadaan lemah. Buktinya, lahir cuma bisa nangis, dan pas mau mati cuma bisa diam.
Pas lahir kita minta bantu orang lain buat bersihin diri kita, pake-in baju kita, dan lain sebagainya. Nah begitu juga disaat kita mau mati. Kita perlu bantuan orang lain buat mandiin jenazah kita, ngebopong sampai liang lahat, dan nurunin kita sampai di tanah.
Oiya hampir lupa, setelah dimandiin kita juga perlu bantuan orang lain buat pake-in kita busana terakhir tanpa brand dan hanya satu warna, yang biasa kita sebut dengan KAFAN.
Maka dari itu, kita harus baik sama orang lain dan harus saling tolong menolong. Karena sekuat-kuatnya manusia (bahkan yang berotot sekalipun) akan lemah pada masanya (dijemput ajal) yang akan membutuhkan pertolongan orang lain.
Tapi bukan berarti orang yang gabisa nolongin kamu ialah orang yang gamau bantu kamu, melainkan tergantung bantuan apa yang kamu minta dan swberapa sanggup dia membantumu (semampu dia). Misalnya dia ga bisa bantu secara full, ya kamu sendiri tetap bersyukur, jangan cemooh dia: "Heh kamu manusia, katanya mau bantuin tapi ko bantuinnya setengah-setengah? Gaada empatinya kamu ya!" Ya jangan begitu juga ygy.
Perlu di garis bawahi, honestly, aku sendiri berani mengatakan hal diatas bukan berarti aku kuat, merasa benar, oke, soetji, dsb., melainkan sepintas pendapat yang belakangan ini sering muncul di kepalaku, serta sebuah pengakuan bahwa aku juga salah satu manusia yang lemah..
So pada intinya, kita sebagai sesama makhluk-Nya adalah sama-sama manusia lemah yang perlu bahu-membahu, saling membutuhkan, mengingatkan, berbuat kebaikan, dan hal positif lainnya untuk mencari pahala dan ridho-Nya. Semoga kita dimudahkan dan dilancarkan dalam mencapai tujuan hidup kita sebagai manusia..

Komentar
Posting Komentar